
BATAM – Puluhan dosen dan laboran Institut Teknologi Batam (ITEBA) terlihat antusias mengikuti coaching clinic tentang strategi pemilihan jurnal ilmiah yang diselenggarakan pada Selasa (6/5) kemarin. Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam ini menghadirkan pakar publikasi internasional dari Malaysia untuk berbagi pengalaman praktis.
Dr. Ilyas Ahmad bin Rushdan dari Universiti Teknologi Malaysia tampil sebagai pembicara utama dalam acara yang digelar di ruang B3-14 kampus ITEBA. Akademisi berpengalaman ini membagikan tips dan trik memilih jurnal berkualitas untuk meningkatkan dampak penelitian.
“Banyak peneliti kita yang masih bingung memilih jurnal yang tepat. Ada yang hanya lihat impact factor, padahal banyak aspek lain yang perlu dipertimbangkan,” ungkap salah seorang peserta saat sesi tanya jawab.
Antusiasme Tinggi Peserta
Sebanyak 47 peserta hadir dengan membawa laptop dan draft penelitian masing-masing. Suasana diskusi terasa hidup ketika Dr. Ilyas menjelaskan cara praktis menggunakan database internasional seperti Scopus dan Web of Science.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dibuka langsung oleh Ketua LPPM dan Wakil Rektor 1 ITEBA. Sesi utama berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB, dilanjutkan dengan diskusi interaktif selama 15 menit.
“Peserta sangat aktif bertanya, terutama soal cara menghindari predatory journal yang semakin marak,” kata panitia penyelenggara.

Menjawab Kebutuhan Akademisi
Penyelenggaraan coaching clinic ini berangkat dari kebutuhan nyata civitas akademika untuk meningkatkan kemampuan dalam publikasi ilmiah. Banyak dosen yang membutuhkan panduan lebih mendalam dalam memilih venue publikasi yang sesuai dengan bidang penelitian mereka.
Dr. Ilyas memberikan panduan komprehensif, mulai dari teknik penelusuran jurnal, evaluasi kualitas, hingga strategi submission yang tepat sasaran. Para peserta juga diajak praktik langsung menggunakan berbagai database dan tools pencarian jurnal internasional.
“Pelatihan ini sangat membantu. Sekarang saya lebih percaya diri dalam memilih jurnal yang tepat untuk penelitian saya,” ungkap salah seorang dosen peserta.
Komitmen Peningkatan Kualitas
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITEBA berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kualitas publikasi civitas akademika. Program coaching clinic ini merupakan bagian dari upaya institusi mendorong dosen untuk lebih produktif dan strategis dalam berkarya ilmiah.
Rencanya, ITEBA akan menggelar kegiatan serupa secara berkala untuk terus mendampingi dosen dalam menghadapi tantangan publikasi internasional yang semakin kompetitif.



