LPPM ITEBA Gelar Webinar “Membangun Ekosistem Penelitian: Kelompok Riset sebagai Pilar Perguruan Tinggi”

LPPM ITEBA Gelar Webinar “Membangun Ekosistem Penelitian: Kelompok Riset sebagai Pilar Perguruan Tinggi”

BATAM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Batam (ITEBA) menyelenggarakan webinar bertema “Membangun Ekosistem Penelitian: Kelompok Riset sebagai Pilar Perguruan Tinggi” pada Kamis, 23 Januari 2025. Acara yang diselenggarakan secara daring mulai pukul 14.00 – 16.00 WIB ini menghadirkan Dr. Efri Mardawati, S.TP., M.T. sebagai narasumber utama, seorang akademisi berpengalaman di bidang Teknologi Pangan.

Upaya Strategis Penguatan Riset ITEBA

Kepala LPPM ITEBA dalam sambutannya menyatakan bahwa webinar ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat ekosistem penelitian di lingkungan ITEBA. “Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan budaya riset yang berkelanjutan melalui pembentukan kelompok-kelompok riset yang solid dan produktif serta mampu berkontribusi pada pembangunan daerah,” ujarnya.

Acara ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada sivitas akademika ITEBA tentang pentingnya kolaborasi penelitian dalam meningkatkan kualitas dan dampak riset institusi.

Dr. Efri Mardawati, yang telah berpengalaman dalam mengelola berbagai kelompok riset di perguruan tinggi, menyampaikan pentingnya pembentukan kelompok riset sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem penelitian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Materi Webinar yang Komprehensif

Dalam pemaparannya yang berlangsung sekitar 120 menit, Dr. Efri Mardawati membahas berbagai aspek penting dalam pengembangan kelompok riset, meliputi:

Peran Strategis Kelompok Riset

  • Kelompok riset sebagai motor penggerak inovasi di perguruan tinggi
  • Sinergi antar peneliti dalam menghasilkan output berkualitas tinggi
  • Kontribusi kelompok riset terhadap peningkatan akreditasi dan ranking institusi
  • Strategi membangun research culture yang berkelanjutan

Metodologi Pembentukan Kelompok Riset

  • Identifikasi area riset unggulan sesuai visi institusi dan kebutuhan industri
  • Pemetaan kompetensi dan keahlian peneliti secara sistematis
  • Strategi rekrutment anggota dan pengembangan kapasitas tim
  • Perencanaan roadmap riset jangka pendek dan jangka panjang

Manajemen dan Tantangan Praktis

  • Best practices pengelolaan sumber daya penelitian yang terbatas
  • Koordinasi efektif lintas disiplin ilmu dan fakultas
  • Pemanfaatan teknologi digital dalam optimalisasi aktivitas riset
  • Strategi pencarian pendanaan dan kemitraan eksternal

Format Daring Memperluas Jangkauan

Format daring yang dipilih LPPM ITEBA terbukti efektif dalam memaksimalkan partisipasi, tidak hanya dari sivitas akademika internal tetapi juga membuka kesempatan bagi mitra institusi dan peneliti dari perguruan tinggi lain di Kepulauan Riau dan Sumatera.

Seluruh peserta mendapatkan e-certificate yang diakui untuk pengembangan profesional, akses ke materi presentasi lengkap, dan template praktis pembentukan kelompok riset yang dapat digunakan sebagai panduan implementasi di unit kerja masing-masing.

Roadmap Pengembangan Riset ITEBA

Dalam kesempatan tersebut, pihak LPPM juga memaparkan roadmap pengembangan penelitian ITEBA untuk periode 2025-2029. Fokus utama akan diberikan pada penguatan kelompok riset di bidang teknologi maritim, energi terbarukan, teknologi informasi, dan sustainable development sesuai dengan karakteristik wilayah Batam sebagai kota industri dan teknologi.

“Target kami adalah membentuk minimal 5 kelompok riset aktif di ITEBA dalam 2 tahun ke depan, dengan setiap kelompok menghasilkan output riset berkualitas yang dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkap Kepala LPPM dalam pemaparannya.

Program ini juga mencakup rencana kemitraan strategis dengan industri-industri teknologi di Batam untuk program kolaborasi riset yang saling menguntungkan.

Komitmen Keberlanjutan Program

Rektor ITEBA, dalam sambutan penutupnya, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan menegaskan komitmen institusi untuk terus mendukung pengembangan ekosistem penelitian yang berkualitas dan berkelanjutan.

“ITEBA akan terus berkomitmen menyediakan dukungan infrastruktur, pendanaan, dan fasilitas yang diperlukan untuk pengembangan kelompok riset yang produktif dan inovatif. Investasi pada riset adalah investasi untuk masa depan institusi dan bangsa,” tegas Rektor.

Sebagai tindak lanjut konkret, LPPM ITEBA telah menjadwalkan workshop lanjutan bertema “Strategi Penulisan Proposal Riset dan Pencarian Pendanaan” pada bulan Maret 2025, serta program mentoring pembentukan kelompok riset untuk fakultas-fakultas yang berminat.

Penutup

Webinar “Membangun Ekosistem Penelitian: Kelompok Riset sebagai Pilar Perguruan Tinggi” yang diselenggarakan LPPM ITEBA ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pengembangan budaya riset yang lebih kuat di lingkungan ITEBA. Inisiatif ini juga diproyeksikan akan berkontribusi signifikan pada peningkatan kualitas penelitian dan inovasi teknologi di Kepulauan Riau, serta memperkuat posisi ITEBA sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam riset dan inovasi.